Sabtu, 22 November 2014

SOSOK (6)



AINUN NAJIB


TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK NEGERI

Kompas, Selasa, 22 Juli 2014

Ainun, laki-laki berusia 29 tahun ini adalah seorang pekerja sebagai IT Consultant di sebuah perusahaan teknologi informasi (IT) termuka (tidak diperbolehkan untuk menyebut nama perusahaannya). Ia lahir pada tahun 1985 di Gresik, Jawa Timur, dan lulusan dari Nanyang Technological University, Singapura, jurusan Computer Engineering. Penghargaan yang telah ia dapatkan, salah satunya adalah, penghargaan Bronze Medal Asia-Pacific Mathematical Olympiad 2003.

Ia sangat handal dalam pekerjaannya, tetapi sayang , di Indonesia tidak memberikan ruang untuk berkarya di bidangnya tersebut. Hal ini membuat Ainun sangat berharap akan Pemerintah Indonesia yang lebih membuka tangannya untuk kemajuan dan perkembangan IT. Karena di Negara lain, IT sangatlah di dukung oleh pemerintahannya, padahal kualitas mereka tidak jauh beda dengan kualitas pekerja Indonesia yang Low Profile but High Performance.

Ainun tidak hanya peka terhadap perkembangan IT, dibidang politik pun Ainun turut khawatir dengan kepemimpinan di Indonesia, terutama pada saat itu (bulan Juli 2014) sedang diadakannya pencoblosan Presiden dan Wakil Presiden yang baru. Kebohongan serta ketidak relevanan hasil, terutama dengan penggunaan real count, sangat terbukti keabalannya. Sehingga Ainun bersama dengan temannya yang juga ahli pada bidang IT, ingin melakukan sesuatu untuk ikut mengawal pemilu.

Ainun bersama dengan teman-temannya (berasal dari Indonesia, dan bekerja di Silicon Valley San Francisco, Amerika Serikat), mempunyai ide untuk membuat crowdsourcing,  dikarenakan saat ini KPU menggunakan Cl (formulir rekapitulasi data suara tingkat TPS) untuk membuka data dengan bentuk di-scan. Mereka membagi pekerjaan, dimana satu orang membuat server internal dan yang lain membuat server public. Ainun mendapat pekerjaan sebagai coordinator desain website dan menggalang sukarelawan.

Dalam dua hari, desain situsweb pun selesai. Biayanya hanya menghabiskan 25 dollar AS, untuk membeli domain dan membentengi serangan peratas yang ingin menggangu situs terebut. Rekapitulasi ini hanya sekedar untuk menambahkan saja, karena tidak adanya kepentingan politik kotor didalamnya. Situs pun akhirnya dimasukkan ke media social, terutama facebook. Dia memberi nama situsnya www.kawalpemilu.org. Dalam waktu singkat, ratusan orang pun mendaftar, dan ada 700 sukarelawan yang membantu meng-input data.
 
Sukarelawan tersebut, berasal dari pendukung calon yang berbeda, hingga yang “golput” pun ikut serta didalamnya. Para sukarelawan, membantu meng-input isian Cl yang sebelumnya diunggah KPU di situs http://pilpres2014.kpu.go.id/cl.php. Kawal pemilu sangat cepat dalam merekapitulasi Cl, melebihi kecepatan KPU, dengan keakuratan yang sangat tinggi.

Ainun berpendapat bahwa antusias sukarelawan terhadap pemilu sangatlah tinggi, anak muda pun ikut berpatisipasi dalam persoalan politik, sehingga ia melihat bahwa semua itu membuktikan bahwa mereka sangatlah perhatian terhadap masa depan banga Indonesia. Ainun yang bekerja di luar pun, tetap punya perhatian terhadap nasib negaranya, tidak hanya politik tetapi di bidang IT. Masyarakat Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam perkembangan IT, ia berharap pemerintah dapat mempermudah perizinan, permodalan dan hibah, sehingga Indonesia dapat mengatasi ketertinggalannya.

Opini

Menurut saya, setelah membaca dan melihat kegigihan tokoh Bapak Ainun diatas, saya sangat kagum dengan keinginan beliau untuk memajukan IT di Indonesia. Karena memang, Indonesia sudah sangat tertinggal jauh dalam bidang ini dibandingkan dengan Negara lain. Semoga Pemerintah, dan siapapun Pemimpin Indonesia saat ini, dapat membuka dan mempermudah perkembangan IT di Indonesia.

3 komentar:

  1. Sosok dari Pak Ainun sangat menginspirasi agar IT lebih berkembang di Indonesia dan orang-orang di Indonesia harus bisa membuat sesuatu yang baru dengan dukungan penuh dari pemerintahan Indonesia. Semoga sosok Pak Ainun menjadi teladan yang akan dicontoh generasi muda.

    BalasHapus
  2. Menurut saya, tokoh Pak Ainun yang naimi ringkas ini sangat inspiratif. Sebab orang seperti Pak Ainun ini sangatlah membantu Indonesia agar tidak buta teknologi. Perkembangan teknologi sudah semakin pesat, saya harap Indonesia bisa mengimbangi perkembangan tersebut. Karena menurut saya, teknologi dapat memberi berbagai manfaat di segala bidang salah satunya adalah bidang pendidikan.

    BalasHapus
  3. Saya senang membaca sosok Bapak Ainun karena sangat menginspiratif. Bapak Ainun sangat handal dalam bidang IT sehingga ia dapat membantu masyarakat Indonesia agar tidak ketinggalan khususnya dalam bidang teknologi. Semoga sosok Bapak Ainun dapat menjadi panutan untuk orang orang yang sudah memiliki bakat namun malas mengembangkannya. Terima kasih atas infonya, Naimii.

    BalasHapus