Ariny
NH
Melahirkan
Novel dalam Keterbatasan
Kompas,
Rabu, 10 Desember 2014
Ariny yang memiliki keterbatasan berupa tunadaksa ini, tidak mundur ketika
ditanya cita-citanya. Ia telah merilis beberapa novel, cerpen dan puisi. Ini
dimulai ketika ia masih muda belia. Setelah ia lulus dari Madrasah Tsanawiyah,
diam di rumah menjadi hal yang membosankan untuk Ariny, ia pun mulai mulai
menghabiskan waktu di media social. Ariny yang hobi membaca majalah bobo dari
kelas 1 SD ini, memulai menulis berbegai cerita di akun facebook nya sejak
tahun 2009.
Memasuki tahun 2012, Ariny semakin semangat untuk menulis setelah ia
memiliki computer dan berkenalan dengan penulis novel dan scenario film bioskop
Indonesia yaitu Fitria Pratnasari. Fitria mengajari ilmu EYD, kelogisan bahasa
dan karakter dalam penulisan. Sejak kursus itu, Ariny pun mulai berani untuk
mengutarakan keinginannya untuk menulis novel. Ia memulai dengan membuat status
di akun facebook nya. Ia menanyakan apakah ada yang ingin membantunya dalam
membuat novel.
Setelah mendapatkan orang-orang yang sesuai dengan kriteria Ariny, ia mulai
menulis beberapa novel. Novel pertamanya dirilis pada akhir tahun 2012. Setelah
itu ia mulai menulis novel secara individu. Ia menulis dua novel yang berjudul
Kukembalikan Cintamu dan Kamu adalah Cintaku, novel ini langsung tembus ke
penerbit mayor. Novel-novel tersebut terbit di akhir Juli 2013 dan Oktober
2013. Naskah tersebut di beli penerbit seharga Rp. 1.750.000 per naskah.
Keberhasilan menebus penerbit mayor menjadi pemicu semangatnya untuk terus
menebus penerbit mayor Ariny menulis setiap hari, setidaknya minimal ia
menghasilkan tulisan sepanjang lima halaman setiap harinya. Selain menulis
novel, cerpen, dan puisi, Ariny juga mulai menyunting naskah novel dan cerpen yang
akan diterbitkan penerbit indie. Ariny pun senang karena sudah dapat
menghasilkan uang melalui hobinya, hal itu juga didukung oleh sang ibu.
Dalam hidupnya, Ariny berprinsip, bahwa keterbatasan fisiknya sama sekali
bukan menjadi penghalang untuk menuju kesuksesan. Yang sering menjadi
penghalang adalah keinginan untuk mendapatkan kesuksesan dengan cara yang
cepat.
Opini
Saya terharu dengan semangat yang ada pada Ibu Ariny, walaupun ia memiliki
kekurangan, itu tidak menjadi penghalang untuknya, melainkan menjadi pemicu
semangat dia agar kesuksesan itu mampu ia gapai. Saya dapat belajar dari Ibu
Ariny, bahwa saya harus selalu bersyukur dengan apapun yang saya miliki
sekarang. Karena jika ibu Ariny bisa, mengapa saya tidak?. Semoga para pembaca
juga mampu mendapat hikamh dari cerita Ibu Ariny ini.




